5 Cara Supaya Keluarga Bahagia dan Harmonis

5 Cara Supaya Keluarga Bahagia dan HarmonisSetiap orang ingin mendambakan sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia. Keluarga yang jauh dari segala terpaan angin yang membuat keluarga berantakan dan jauh dari kebahagiaan dan harmonis. 

Tetapi untuk mendambakan saja tidaklah cukup untuk merealisasikan salah satu tujuan hidup tersebut.

Di dalam kehidupan sehari-hari di dalam keluarga pasti akan bertemu dengan bahagia, senang, sedih, marah dan lain sebagainya.

Dengan kehidupan keluarga yang bahagia dan harmonis maka terciptalah pasangan yang langgeng sampai hari tua bahkan sampai maut yang memisahkannya.

Dengan demikian untuk menciptakan suatu keluarga impian yang penuh dengan kebahagiaan dan keharmonisan perlu perjuangan

Karena di dalam kehidupan berkeluarga ada kalanya mengalamai rasa jenuh, bosan serta munculnya egoisme dari masing-masing diri.

Berikut ini merupakan cacatan kecil yang ingin memberikan sesuatu yang bisa diterapkan di dalam kehidupan keluarga. 

Apalagi bagi yang baru saja membangun mahligai pernikahan. semoga dengan catatan ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Dan ada lima cara supaya keluarga bahagia dan harmonis.

1. Selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa

Dalam pernikahan salah satu pondasi utama kebahagian dan keharmonisan keluarga adalah keluarga yang dibangun tersebut selalu didekatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Dengan mendekatkan keluarga dengan Tuhan niscaya Tuhan akan memberikan jalan dalam menuntaskan segala urusan di dalam keluarga. 

Ketika Keluarga dibangun dengan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan maka di dalam keluarga tersebut ada suatu pedoman untuk menjalankan kehidupan yang lebih baik

Dan menjadi penangkal keburukan yang mengkibatkan keluarga tersebut tidak bahagia dan harmonis.

2. Jalankan komunikasi yang baik

Komunikasi yang baik dalam keluarga adalah adanya keterbukaan dari setiap diri pasangan. 

Komunikasi yang dibangun merupakan komunikasi yang ingin menciptakan suatu ruang dialog dan saling memberikan penguatan kepada pasangannya. 

Tidak hanya itu dengan membangun komunikasi yang baik segala sesuatu yang dianggap susah dan sulit untuk dipecahkan dengan mudah selesai dengan cepat.

3. Gunakan waktu untuk menikmati kebersamaan
Setiap orang dalam menghabiskan waktunya berbeda-beda. Ada yang menghabiskan waktunya hanya ditempat kerja.

Ada yang menghabiskan waktuknya seharian hanya di rumah saja dan ada juga yang bisa memanfaatkan waktunya untuk bekerja dan istirahat di rumah.

Dari contoh di atas jika dihubungkan dengan membangun keluarga yang bahagia dan harmonis maka akan sulit terwujud.

Penyebabnya adalah kurangnya waktu kebersamaan dengan pasangan. Dalam mewujudkan ada waktu untuk bersama keluarga adalah dengan mengatur waktu.

Caranya adalah membagi waktu tersebut sebagian untuk bekerja, istirahat untuk melepaskan letih dan penat sehabis bekerja dan sebagian lagi untuk menikmati berkumpul bersama keluarga.

4. Saling menerima

Setiap manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika pemahaman ini dibawa ke dalam keluarga maka akan terwujud rasa lapang dada dan saling menerima segala kekurangan kelebihan dari masing-masing pasangannya. 

Dan dengan jika bisa memahami bahwa kelebihan dari masing-masing pasangan tersebut merupakan pelengkap dari kekurangan yang ada pada masing-masing pasangan.

5. Saling percaya dan bertanggung jawab

Sebuah keluarga juga harus dikuatkan dengan membangun saling percaya kepada pasangannya.

Dengan ada rasa saling percaya kepada pasangannya akan memberikan ketenangan di hati bahwa pasangan tidak akan berbuat yang tidak baik. 

Kemudian tidak hanya saling percaya perlu juga adanya tanggung jawab kepada setiap pasangan. Tanggungjawab di sini merupakan tanggung jawab kepada tugas dan kewajibannya terhadap pasangan dan keluarganya.

Demikan catatan singkat ini kami bagikan kepada Anda. Semoga kita selalu diberi kekuatan dan petunjuk agar mampu membangun dan membina keluarga agar menjadi keluarga yang bahagia dan harmonis. (AI)

Lihat Juga

LihatTutupKomentar