Menjadi Suami Yang Baik Terhadap Istri Hamil

Menjadi Suami Yang Baik Terhadap Istri Hamil
Menjadi Suami Yang Baik Terhadap Istri Hamil


Menjadi suami yang baik terhadap istri hamil. Jika Anda seorang suami, apa yang ada di benak Anda ketika mendapati bahwa istri Anda sedang hamil? Mungkin kaget, bahagia dan takjub. 

Tetapi kehamilan seorang istri tidak hanya memerlukan rasa bahagia dari suami, tetapi juga butuh peran aktif suami dalam setiap fase kehamilan. Kehamilan merupakan sebuah proses yang harus dilalui oleh pasangan suami istri secara bersama-sama yang ingin punya anak. 

Apalagi jika ini merupakan pengalaman kehamilan pertama bagi istri Anda. Bukankah sudah menjadi janji Anda untuk selalu mendampingi istri dalam setiap keadaan? Berikut 10 hal yang harus Anda lakukan pada istri yang sedang hamil.

Memberikan motivasi atau dorongan bagi istri, ini adalah hal pertama yang harus Anda lakukan saat merawat istri hamil. Sebagai lelaki Anda tidak akan pernah merasakan payah dan beratnya menjalani masa kehamilan seperti yang istri rasakan. 

Istri Anda memerlukan banyak dorongan moral dari Anda sebagai suami yang juga turut andil dalam terjadinya proses kehamilan ini. Secara psikologi wanita hamil mengalami kecemasan selama menjalani masa kehamilan. Motivasi dari Anda akan membuat istri menjadi lebih tenang dan siap menjalani masa kehamilan dan menghadapi proses kelahiran kelak.

Kemudian yang kedua adalah bersabar atas perubahan psikologi istri. Seorang wanta hamil sering mengalami perubahan emosional dengan cepat. Terkadang ia mudah marah atau menjadi lebih sensitif dan cengeng. Anda harus bisa memahami perubahan ini walaupun mungkin sangat tidak menyenangkan untuk Anda.

Kewajiban suami dalam merawat istri hamil yang ketiga dan keempat adalah menerima dengan baik dan tidak mengeluh dengan banyaknya perubahan fisik istri. 

Sudah merupakan hal wajar wanita hamil mengalami perubahan fisik, dari yang tadinya langsing menjadi gemuk dan sering muncul noda-noda pada kulit wanita hamil. Secara medis ini hal yang wajar, dan akan pulih setelah ia melahirkan.

Kelima, bersikap lembut terhadap istri. Hindarkan komunikasi atau pembicaraan yang membuat istri Anda stress, karena ini akan dapat mempengaruhi pertumbuhan janin di dalam rahimnya.

Keenam, selalu dampingi istri Anda saat memeriksakan kehamilannya atau saat mengikuti program senam kehamilan. Ini akan menunjukkan pada istri Anda tentang kesungguhan Anda dalam menjaga istri hamil.

Ketujuh, membantu dan memberikan fasilitas untuk istri dalam pemenuhan kebutuhan gizinya. Jika kebutuhan gizi istri Anda terpenuhi dengan baik, maka ini juga akan membantu buah hati Anda tumbuh dengan baik pula di dalam rahim dan tau bagaimana membuat bayi dalam janin menjadi anak cerdas kelak.

Kedelapan, ubahlah pola hidup Anda menjadi lebih sehat. Jika Anda seorang perokok, hentikan kebiasaan ini karena asap rokok dapat menjadi salah satu penyebab kelainan pada janin.

Tindakan suami yang harus dilakukan selanjutnya adalah mencari sebanyak mungkin informasi mengenai kehamilan dan proses persalinan. Dengan memiliki banyak informasi tersebut, membuat Anda menjadi lebih siap dalam menghadapi segala kondisi darurat selama menjaga istri hamil atau menjalani proses persalinan nantinya.

Kesepuluh, siapkan diri Anda untuk menyambut hadirnya buah hati. Karena seluruh anggota keluarga Anda merupakan tanggung jawab Anda sebagai seorang suami dan ayah. 

Bukankah dahulu saat Anda memutuskan untuk menikah, Anda tidak hanya bersiap untuk menjadi suami yang baik saja tetapi juga bersiap untuk menjadi ayah yang baik bukan?
Reactions

Post a Comment

0 Comments