3 Ciri Khas Yang Ada Di Kalimantan Selatan

3 Ciri Khas Yang Ada Di Kalimantan Selatan
3 Ciri Khas Yang Ada Di Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan Selatan merupakan provinsi yang berada di pulau kalimantan yang beribu kota Banjarmasin. Provinsi ini memiliki 11 kabupaten dan 2 kota.

Hari jadi provinsi Kalimantan Selatan jatuh pada tanggal 14 Agustus 1950. Adapun ciri khas yang ada di bumi Lambung Mangkurat ini adalah rumah adat, pakaian adat dan lagu daerah

1. Rumah Adat Kalimantan selatan

Atap Bubungan Tinggi

Atap Bubungan Tinggi merupakan bubungan atap rumah Banjar yang merupakan atap pelana yang mempunyai sudut 45° dan relatif curam dengan posisi melintang. 

Atap pelana dengan posisi melintang ini pula kerap dinamakan dengan atap model Rumah Kampung ataupun Rumah Lipat Kajang (Rumah Kajang Pedati).

Atap Bubungan Besar menutupi ruang induk yang dinamanakan dengan Palidangan ataupun Panampik Panangah.

Atap Bubungan Besar

Kontruksi Atap Bubungan Besar ini ditopang oleh 8 buah tiang utama yang diucap Tihang Pitugur. Tiang utama ini menyangga konstruksi kuda- kuda atap utama dinamakan Sangga Ribut. 

Ruang Palidangan pada rumah atap bubungan besar ini secara kosmologis ialah pusat rumah ataupun titik tengah rumah, yang secara filosofi ialah ruang yang sangat berarti (privat). 

Rumah Adat Banjar yang khas dari Kalimantan selatan yang memakai atap Bubungan Besar ialah tipe rumah bernilai sangat besar di antara jenis- jenis rumah Banjar yang lainnya sebab tipe rumah adat ini ialah tipe rumah yang dipergunakan bagaikan kediaman Sultan dalam suatau lingkungan keraton.

2. Pakaian Adat Kalimatan selatan

Pakaian Kurung Basisit

Pakaian Kurung Basisit merupakan salah satu pakaian tradisional untuk kalangan para wanita suku Banjar yang biasanya digunakan dalam kegiatan upacara formal. Bahan pakaian ini terbuat dari kain sutra kain khas dari kalimantan selatan yaitu kain sasirangan.

Perempuan Banjar pada umumnya menggunakan Pakaian Kurung Basisit yang dilengkapi dengan tapih atau sarungnya. Awal dinamakan Pakaian kurung basisit karena bentuk leher dan tangan pada baju ini ada ada tali yang berfungsi untuk mengikat.

Pakaian Kubaya Basawiwi atau Pakaian Kubaya Basujab
Pakaian Kubaya Basawiwi atau Pakaian Kubaya Basujab merupakan salah satu jenis pakaian tradisional untuk kalangan wanita suku Banjar. 

Pakaian adat ini juga dibentuk kebaya biasa yang diberi tambahan modifikasi dengan menambahkan kain pada bagian depan yang disebut dengan sasiwi. Sedangkan bawahan dari pakaian kubaya basasiwi ini adalah sarung batik yang dijahit.

3. Lagu Daerah Khas Kalimantan Selatan

Lagu Ampar-Ampar Pisang yang merupakan lagu anak-anak ini biasanya dinyanyikan sebagai lagu untuk mengiringi permainan.

Makna dari lagi ini adalah sebuah proses pengolahan buah pisang yang disusun untuk jemur yang akhirnya menjadi panganan khas kalimantan selatan yang dinamakan rimpi pisang

Adapun lirik lagu ampar-ampar pisang sebagai pengiring permainan anak-anak suku Banjar adalah sebagai berikut:

Ampar ampar pisang
Pisangku balum masak
Masak sabigi di hurung bari-bari
Masak sabigi di hurung bari-bari
manggalipok manggalipok
Patah kayu bengkok
Bengkok dimakan api, apinya cang curupan
Nang mana batis kutung
Dikitip dawang
Nang mana batis kutung
Dikitip dawang

Demikian 3 hal yang khas di Provinsi Kalimantan Selatan walaupun masih banyak lagi yang lainnya seperti bekantan maskot provinsi Kalimantan Selatan, Pasar Terapung di Muara Kuin dan di Lok Baintan, Tapai Gambut, Buah Kasturi dan lain-lain. 

Semoga mendapat pengetahuan dan wawasan untuk kita semua tentang adat budaya yang ada di Indonesia. Terima Kasih

LihatTutupKomentar